132
(Gili Trawangan-NTB)Menanggapi sikap Gubernur NTB
Bahwa Masyarakat Gili Trawangan, Rakyat Indonesia dengan tegas dan penuh persatuan Menolak Adendum kontrak PT.GTI yang dicanangkan oleh Gubernur NTB.
(23/07/21).
Bahwa Masyarakat meminta Putus Kontrak PT.GTI yang telah dengan sengaja tidak bertanggung jawab dan ingkar atas tanggungjawabnya.
Bahwa kami masyarakat Gili Trawangan terlalu sering diabaikan.Leluhur kami memiliki sejarah panjang, membuka lahan yang diabaikan, leluhur membangun Gili Trawangan yang ditelantarkan hingga menjadi icon Pariwisata Internasional.
Kami menolak keras tuduhan Gubernur NTB sebagai masyarakat dan pengusaha ILEGAL karena kami membayar pajak kepada Pemerintah.
masukkan script iklan disini
Kontrak jahat PT.GTI hanya akan menindas Masyarakat yang telah dengan darah menjaga dan membangun Gili Trawangan jauh sebelum PT.GTI datang merusak kehidupan kami.
Kami minta Gubernur NTB agar Dengan Berani berhadapan dengan PT.GTI untuk mengutamakan kepentingan Rakyatnya, kepentingan NTB dan kepentingan Indonesia.
Kami Masyarakat Gili Trawangan akan berdiri tegak hingga darah mengering di badan.
Kami meminta pertolongan dan bantuan kepada Pak Presiden Jokowi karena nampaknya di NTB ini seolah tak ada lagi ruang-ruang tempat kami Rakyat Gili Trawangan untuk mengadu.
Demikian surat cinta kami Masyarakat Gili Trawangan Rakyat Indonesia.
(Rakyat Gili Trawangan)