25 Januari 2018—Setelah melalui proses panjang dalam pengerjaannya selama 10 bulan dan sudah diumumkan ke media pada 4 Maret 2017 lalu di Djakarta Theater Ballroom lalu, Film “BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” yang diproduksi oleh Inspira Pictures akhirnya siap tayang di layar bioskop mulai 8 Februari 2018.
Film karya Ali Eunoia dan Bobby Prasetyo ini terinspirasi dari kisah nyata, perjalanan hidup seorang perempuan tangguh dalam membangun usaha dan keluarga dan diangkat dari novel Asma Nadia berjudul “CINTA DUA KODI”.
Tika Kartika menjadi sosok yang menarik di mata Rendy Saputra, Produser Inspira Pictures. Bukan hanya karena sosok Tika Kartika adalah seorang pengusaha sukses, tapi karena ia merupakan sosok perempuan yang sangat menarik untuk dilihat di masa kini.
“Kisah perempuan tangguh ini sangat menginspirasi kami untuk diangkat ke layar lebar. Berdasarkan pengalaman hidup saya mengenal sosok Bunda Tika yang merupakan ibu angkat saya, saya melihat sosok ini punya potensi untuk diteladani semangatnya, spiritnya, ketekunannya, cara kerjanya serta ketegasannya. Bagaimana dia menyikapi berbagai masalah dan memberdayakan orang-orang di sekitar itu luar biasa sekali. Itulah yang menarik perhatian saya untuk mengangkat sosok ini ke layar lebar,” ungkap Rendy Saputra, selaku Produser dari Inspira Pictures.
Menjamurnya tema cinta yang banyak diangkat ke layar lebar, Inspira Pictures justru ingin mengangkat tema enterpreneurship yang digabungkan dengan tema muslimah yang saat ini sangat relevan di kalangan para wanita muda muslimah. “Film “BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” ini dikemas menjadi sebuah film yang memiliki jalinan tentang bisnis yang justru dekat dengan masyarakat luas, khususnya dengan kaum perempuan. Dan menjadi gambaran bahwa ternyata tidak mudah untuk menjadi seorang pengusaha apalagi pengusaha muslimah, di mana seorang wanita harus berdamai dengan aktivitasnya berikut rumah tangganya,” ujar Rendy.
Film“BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” merupakan produksi perdana dari rumah produksi Inspira Pictures dengan melibatkan sineas-sineas muda Indonesia,serperti All Eunoia dan Bobby Prasetyo, sebagai sutradara yang juga menuliskan
skenarto film ini.
Sesuai dengan targetnya, yaitu perempuan muda serta pengusaha muslimah, Film “BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” pun tak lepas menggandeng sederet aktor muda Indonesia, seperti Acha Septriasa. Ario Bayu, Wulan Guritno, Sheila Dara, Arina Mindhisa, Shaquilla Nugraha,Mumu Gomez, Tri Yudiman, Inggrid Widjanarko, Budi Dalton dan lainnya.

Sebelum film ini diangkat ke layar lebar, cerita”CINTA 2 KODI“ ini sempat dibuat versi dokumenternya oleh sutradara muda Ali Eunoia. Dan ketika konsep film “CINTA 2 KODI” ini siap diangkat ke layar lebar, Ali kembali diberi kepercayaan untuk menggarap sekaligus mengembangkan skenarionya bersama dengan sahabatnya Bobby Prasetyo. Film yang sudah melalui proses syuting sejak 15 Maret 2017 lalu dan mengambil lokasi syuting dl Jakarta,Bogor dan Bandung.
Mempercayakan penyutradaraan film ini kepada dua sutradara muda, Ali dan Bobby menjadi warna baru bagi dunia perfilman Indonesia. “Ali sudah memiliki pengalaman yang kuat tentang sosok Bunda Tika karena sebelumnya Ali sudah membuat Film dokumenter tentang beliau. Jadi selama proses produksi film ini, Ali sudah memiliki riset, data, dan sudut pandang dari berbagai sisi yang cukup kuat untuk cerita. Sementara dari sisi fiksi, Bobby memiliki kekuatan untuk mengangkat kaidah rasa sehingga kolaborasi dua sutradara muda ini menjadi sangat menarik.Dan untuk mengimbanginya kami menghadirkan beberapa sineas senior, seperti Avesina Soebli selaku supervisi produksi serta Yadi Sugandi sebagai director of photography di film ini,”jelas Rendy.
Buat Ali dan Bobby sendiri, awal ditawarkan menyutradarai film merupakan tantangan yang menarik.
“Awalnya saya menyadari kapasitas dan keterbatasan saya yang secara background adalah seorang documentarian.Tetapi seketika Rendy mengutarakan gagasanya ingin membuat film fiksi, saya merasa cerita fakta tentang kehidupan Bunda yang menarik empati saya jika dibuat dalam versi fiksi akan jauh lebih enggaging dan mudah dikunyah oleh penonton. Berdasarkan kesamaan visi, saya dipercaya oleh Rendy untuk menulis dan menyutradarai film ini dengan melibatkan teman saya Bobby, seorang filmmaker indie dari Yogja yang lebih bergelut di dunia fiksi. Di satu sisi akan ada sebuah transfer knowledge antara saya dan Bobby. Dan project ini akan menjadi pembelajaran yang berharga untuk saya,” ungkap Ali Eunoia, sang sutradara.
“Banyak hal menarik dari cerita dalam film ini, terutama bagi saya adalah nilai-nilai woman empowermentnya. Tokoh utama kita adalah seorang pejuang mimpi sekaligus ibu dan seorang istri. Saya percaya semua orang akan merasa related dengan para tokoh dan permasalahan di sini. Karena ini film tentang keluarga indonesia. Ini film yg bercerita tentang problematika keluarga klta. Tentang Ibu dan Ayah kita,“ ujar Bobby Prasetyo.
Dalam pemilihan para pemain, para pembuat film tak memiliki kesulitan dalam proses pemilihan karakter.
“Sejak awal merancang film ini, sosok Acha sudah ada dalam pikiran saya untuk memerankan karakter Bunda Tika. Ada kemiripan fisik dan raut wajah di antara keduanya. Dan syukurnya, karakter ini diperankan sangat kuat, emosional dan di sini Acha sangat bisa menyerap energi seorang Bunda Tika,” ucap Rendy,antusias.
Tak hanya itu, film “BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” ini juga mengeluarkan original soundtrack dengan theme song berjudul “Yang Terbaik”, yang dinyanyikan oleh Hanin Dhiya. Lagu Hanin Dhiya ini diproduksi Warner Music Indonesia.
“Cerita film “BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” ini selain memberikan hiburan tetapi juga memberikan asupan pesan tentang bagaimana mngatur komunikasi dengan keluarga. Yang akan dirasakan setelah menonton kita akan menjadi lebih hangat kepada keluarga,” ucap Ali.
“Harapan kami sederhana, penonton akan menyukai film ini. Terhibur dengan lantunan alur ceritanya, namun juga mendapatkan impresi atau tergerak secara emosional ketika menangkap pesan dari film ini. Terutama para Ibu bekerja yang mungkin menghadapi masalah yang sama, film ini saya pikir sangat layak untuk ditonton bersama keluarga,” tutup Bobby.
Film “BUNDA KISAH CINTA 2 KODI” akan beredar di bioskop di Seluruh Indonesia mulai 8 Februari 2018.
SINOPSIS
BUNDA, KISAH CINTA DUA KODI
“Tidak mudah menjadi wanita sukses dalam berbisnis, apalagi dia seorang muslimah”
Film “CINTA DUA KODI” bercerita tentang perjuangan seorang perempuan bernama Tika (Acha Septriasa) yang berjuang keras menyelamatkan kehidupan keluarga dan rumah tangganya demi sebuah harapan, impian dan cintanya kepada suami dan anak anaknya.
Keberanian untuk memulai sebuah bisnis baju muslim anak sesuatu yang belum ia pahami sama sekali serta keberanian menerima kenyataan pahit bahwa suami yang selama ini menjadi teladan dan tulang punggung keluarga memutuskan untuk menjadi ayah rumah tangga dan mengikuti permintaan terakhir sang ibu untuk menikah Iagi dengan wanita pilihan ibunya. Perjuangannya tak hanya mempertahankan kelangsungan hidup keluarga, tapi juga mengembalikan cinta keluarga kepadanya.

You may also like

Leave a Comment

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

post 138000906

post 138000907

post 138000908

post 138000909

post 138000910

post 138000911

post 138000912

post 138000913

post 138000914

post 138000915

post 138000916

post 138000917

post 138000918

post 138000919

post 138000920

post 138000921

post 138000922

post 138000923

post 138000924

post 138000925

cuaca 228000651

cuaca 228000652

cuaca 228000653

cuaca 228000654

cuaca 228000655

cuaca 228000656

cuaca 228000657

cuaca 228000658

cuaca 228000659

cuaca 228000660

cuaca 228000661

cuaca 228000662

cuaca 228000663

cuaca 228000664

cuaca 228000665

cuaca 228000666

cuaca 228000667

cuaca 228000668

cuaca 228000669

cuaca 228000670

cuaca 228000671

cuaca 228000672

cuaca 228000673

cuaca 228000674

cuaca 228000675

cuaca 228000676

cuaca 228000677

cuaca 228000678

cuaca 228000679

cuaca 228000680

cuaca 228000681

cuaca 228000682

cuaca 228000683

cuaca 228000684

cuaca 228000685

cuaca 228000686

cuaca 228000687

cuaca 228000688

cuaca 228000689

cuaca 228000690

cuaca 228000691

cuaca 228000692

cuaca 228000693

cuaca 228000694

cuaca 228000695

cuaca 228000696

cuaca 228000697

cuaca 228000698

cuaca 228000699

cuaca 228000700

cuaca 228000701

cuaca 228000702

cuaca 228000703

cuaca 228000704

cuaca 228000705

cuaca 228000706

cuaca 228000707

cuaca 228000708

cuaca 228000709

cuaca 228000710

post 238000581

post 238000582

post 238000583

post 238000584

post 238000585

post 238000586

post 238000587

post 238000588

post 238000589

post 238000590

post 238000591

post 238000592

post 238000593

post 238000594

post 238000595

post 238000596

post 238000597

post 238000598

post 238000599

post 238000600

post 238000601

post 238000602

post 238000603

post 238000604

post 238000605

post 238000606

post 238000607

post 238000608

post 238000609

post 238000610

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

info 328000561

info 328000562

info 328000563

info 328000564

info 328000565

info 328000566

info 328000567

info 328000568

info 328000569

info 328000570

berita 428011461

berita 428011462

berita 428011463

berita 428011464

berita 428011465

berita 428011466

berita 428011467

berita 428011468

berita 428011469

berita 428011470

berita 428011471

berita 428011472

berita 428011473

berita 428011474

berita 428011475

berita 428011476

berita 428011477

berita 428011478

berita 428011479

berita 428011480

berita 428011481

berita 428011482

berita 428011483

berita 428011484

berita 428011485

berita 428011486

berita 428011487

berita 428011488

berita 428011489

berita 428011490

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

kajian 638000041

kajian 638000042

kajian 638000043

kajian 638000044

kajian 638000045

kajian 638000046

kajian 638000047

kajian 638000048

kajian 638000049

kajian 638000050

kajian 638000051

kajian 638000052

kajian 638000053

kajian 638000054

kajian 638000055

kajian 638000056

kajian 638000057

kajian 638000058

kajian 638000059

kajian 638000060

kajian 638000061

kajian 638000062

kajian 638000063

kajian 638000064

kajian 638000065

article 788000031

article 788000032

article 788000033

article 788000034

article 788000035

article 788000036

article 788000037

article 788000038

article 788000039

article 788000040

article 788000041

article 788000042

article 788000043

article 788000044

article 788000045

article 788000046

article 788000047

article 788000048

article 788000049

article 788000050

article 788000051

article 788000052

article 788000053

article 788000054

article 788000055

article 788000056

article 788000057

article 788000058

article 788000059

article 788000060

article 788000061

article 788000062

article 788000063

article 788000064

article 788000065

article 788000067

article 788000068

article 788000069

article 788000070

article 788000071

article 788000072

article 788000073

article 788000074

article 788000075

article 788000076

news-1701