
Jakarta,4 Februari 2018-Konferensi Pers KSPI Rencana Aksi 20 Ribu Buruh di Istana dan Ribuan Buruh di 50 Kabupaten/Kota pada t
tanggal 6 Februari 2018.Dalam aksi ini buruh akan mengusung isu TRITURA BURUH:
Turunkan Harga Beras dan Listrik – Tolak Impor Beras – Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Energi.
Terkait adanya demo tanggal 6 februari 2018,dimana terkait listrik kita tahu harga minyak turun kenapa listrik bisa naik dan kenapa subsidik listrik di cabut ini dananya dialihkan kemana.Dan gas sendiri kenapa bisa naik pada hal negara kita adalah negara penghasil gas dan dunia mengakui kalau negara kita adalah kaya akan sumber alam.
Tolak Upah Murah – Cabut PP 78/205 tentang Pengupahan.Dan upah kita kalah dengan negara tetangga di asia,kenapa bisa karena adanya hambatan 78/205 yang melanggar subtusi yang minimal dibawah upah minimal artinya negara tidak melindungi rakyatnya tapi memiskinkan rakyatnya.
Pilkada dan Pilpres: Pilih Calon Pemimpin yang Pro Buruh dan Anti Upah Murah.Pilih Kepala daerah yang berpihak kepada buruh karena kita lihat pemimpin lebih banyak memilih kepada kapitalisme.
Pemimpin hampir besar tidak ada yang memperhatikan buruh.Tidak ada pemimpin yang suka perhatikan buruh tapi kita lihat tak satupun seorang pemimpin yang perhatikan buruh pada hal kita tahu perusahaan tanpa buruh tidak akan maju.Harapannya kedepannya kita mau adanya pemimpin yang prog sama rakyat dan buruh.
Selain itu, para buruh juga mempertimbangkan untuk melakukan aksi di Balaikota, menuntut Gubernur dan Wakil Gubernur Anies – Sandi segera mengesahkan UMSK yang hingga saat ini belum ditetapkan.
157