Jakarta 5 Februari 2018—Kepala Stat Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono mombuka Rapat pimpinan TNl Angkatan Darat (Rapim TNI AD). bertempat di Aula Jenderal Besar A.H Nasution ,Mabesad. Jakarta, Senin (5/2/2018).
Dalam rangka mewujudkan visi Renstra TNI AD 2015-2019 dan dihadapkan pada perkembangan situasi saat ini, make tema yang diusung pada Rapim kali ini adalah “Dengan Dilandasi Jiwa Ksatria, Militan, Loyal, Proposional, Modern Dan Kemanunggalan Dengan Rakyat TNI AD Siap Mendukung Tugas Pokok TNI“. Tema ini adalah pedoman dalam pembangunan TNl AD yang sesuai jati diri TNI serta memiliki jiwa dan karakter sebagai ksatria dan patriot bangsa.
Kegiatan Rapim TNI AD tahun 2018 ini merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI yang dilaksanakan di Mabes TNI pada tanggal 23-24 Januari 2018 yang Ialu. Tujuan dari Rapim TNl AD adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan anggaran tahun 2017. menyamakan persepsi. menyampaikan kebijakan dan garis besar Petunjuk Pelaksanaan Program dan Anggaran (P3A) tahun 2018 serta pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD pada tahun 2018.
Rapim TNI AD tahun 2018 diikuti pejabat eselon pimpinan. Pembantu pimpinan. Panglima Komando Utama (Pangkotama), Komandan/Gubernur/ Direktur dan Kepala Badan Pelaksana Pusat TNI AD serta pejabat Komandan Korem berpangkat perwira tinggi akan berlangsung selama dua hari.
Beberapa sasaran yang ingin dicapai berkaitan dengan Rapim TNI AD tahun 2018 sesuai dengan Program 100 Hari Panglima TNI dan merupakan Quick Win yang harus dicapai TNI AD dan merupakan penilaian utama terhadap kapalitas dan kapasitas dari semua pejabat terkait diantaranya Bidang Organisasi. Bidang Doktrin, Bidang Personal, Bidang Pengembangan Kemampuan, Bidang Material dan Bidang Penggunaan Kekuatan untuk Perang maupun Selain Perang. Menghadapi perubahan paradigma pertempuran yang mengarah ke perang hibrida. TNI AD harus menyelaraskan Doktrin Kartika Eka Paksi dan doktrin-doktrin turunannya dengan Doktrin TNI Tri Dharma Eka Karma. Pusat Komando dan Pengendalian Angkatan Darat juga harus direvitalisasi sebagai fungsi strategis dalam pembinaan maupun penggunaan kekuatan TNI AD.
Dalam Rapim TNI-Polri yang lalu, Presiden mengingatkan tentang semakin berat dan kompleks nya tantangan kedepan. Lebih rinci lagi, Panglima TNI menjelaskan bahwa ancaman kesenjangan ekonomi, senjata biologi serta perang hibrida dan siber, harus diantisipasi dengan baik oleh bangsa Indonesia dan TNI AD secara bertahap melakukan penyelarasan pembangunan kekuatannya untuk menghadapi tantangan dan ancaman-ancaman tersebut.
TNI AD harus memiliki kepedulian terhadap rakyat dan bangsa Indonesia agar terhindar dari krisis.
Apalagi tentara rakyat yang memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
TNI AD memiliki kewajiban untuk terlibat langsun dalam mengatasi permasalahan kebangsaan.Untuk itu,selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kerjasama TNI dengan pemerintah juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ketahanan nasional.
Dinamika lingkungan strategis tadi tentunya tidak bisa dihadapi hanya dengan business as usual,akan tetapi harus dengan cara berpikir dan bertindak secara extraordinary
dan out of the box,seperti yang ditekankan oleh Panglima TNI.
Oleh karenanya,selain terus menyiagakan kekuatan terpusat dan mengoptimalkan peran Komando Kewilayahan,TNI AD juga membangun kekuatan di Papua,Natuna,Maluku,Sulawesi dan Kalimantan,untuk mengantisipasi esklasi di kawasan regional dan dalam negeri.
Selain itu,TNI AD juga harus di perkuat dengan Alutsista dan Sistem Siber yang handal,memiliki interoperabilitas antar Angkatan dan sesuai dengan tipologi wilayah.
Untuk mendukung tersebut maka fungsi Litbang harus diberdayakan secara optimal agar menghasilkan produk kajian yang memiliki strategi,bermanfaat secara fundemental dan berkelanjutan.
Dalam hal pembangunan postur TNI AD,dikarenakan alokasi anggaran yang terbatas dan cenderung menurun,sasaran yang ditetapkan dalam MEF Tahap I dan II di tahun lalu belum tercapai, bahkan diprediksi tahun ini pun akan mengalami hal serupa. TNI AD harus lebih selektif dalam menetapkan skala prioritas agar sasaran MEF II tetap dapat tercapai pada akhir tahun 2019.
Hal ini tidak boleh mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas kinerja,agar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK pada laporan keuangan Kemhan/TNI dapat diperoleh kembali tahun ini.Hal ini juga sebagai bentuk pertanggung jawaban kekuatan TNI AD.

You may also like

Leave a Comment

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

118000691

118000692

118000693

118000694

118000695

118000696

118000697

118000698

118000699

118000700

118000701

118000702

118000703

118000704

118000705

118000706

118000707

118000708

118000709

118000710

118000711

118000712

118000713

118000714

118000715

118000716

118000717

118000718

118000719

118000720

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

128000731

128000732

128000733

128000734

128000735

128000736

128000737

128000738

128000739

128000740

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

158000346

158000347

158000348

158000349

158000350

158000351

158000352

158000353

158000354

158000355

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000408

208000409

208000410

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

208000431

208000432

208000433

208000434

208000435

228000061

228000062

228000063

228000064

228000065

228000066

228000067

228000068

228000069

228000070

228000071

228000072

228000073

228000074

228000075

228000076

228000077

228000078

228000079

228000080

228000081

228000082

228000083

228000084

228000085

228000086

228000087

228000088

228000089

228000090

228000091

228000092

228000093

228000094

228000095

228000096

228000097

228000098

228000099

228000100

228000101

228000102

228000103

228000104

228000105

228000106

228000107

228000108

228000109

228000110

228000111

228000112

228000113

228000114

228000115

228000116

228000117

228000118

228000119

228000120

news-1701