Jakarta 4 Mei 2018—Kondisi yang dihadapi perseroan dalam Tahun Buku 2017 hampir sama dengan Tahun Buku 2016, bahkan dapat dikatakan kondisi pada tahun buku 2017 lebih berat dan sangat komplek. Kondisi geopolitik, geoekonomi dan faktor krusial disuatu kawasan telah mengakibatkan terjadinya goncangan dan tidak stabilnya perekonomian dilingkungan global, regional maupun nasional. Namun demikian ditengah tengah kondisi perekonomian yang masih tidak menentu tersebut perseroan tetap memperoleh keuntungan.
Adapun hal hal yang tidak menguntungkan di tahun 2017 yang telah mempengaruhl kineria perseroan adalah :
1. Kesulitan bahan baku ekspor.
2. Kecenderungan permintaan pasar yang berubah secara dinamis.
3. Fluktuasi nilai tukar mata uang asing terhadap USD (termasuk Rp). 4. Persyaratan dinegara tujuan elspor semakin ketat.
5. Biaya produksi meningkat serta pajak/ bunga bank masih cukup tinggi.
Sedangkan langkah-langkah nyata yang dilakukan sebagai realisasi pilihan strategi terutama adalah:
1. Meningkatkan pasar ekspor de gan Proveksi ekspor 550-605 Ton/ bulan pada tahun 2017.
2. Meningkatkan penjualan local dengan cara pengembangan pasar.
3. Efisiensi disegala bidang kegiatan.
4. Meningkatkan daya saing produk melalui inovasi dan peningkatan kreatifltas.
5. Meningkatkan kemampuan nelayan dan mitra KSO.
6. Mendengar dan melihat kecenderungan permintaan pasar terhadap produk perikanan.
7. Renovasi sarana dan prasarana bengolahan produk perikanan.
8. Menghindari claim dan rejection dengan meningkatkan kualitas produk.
9. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Kinerja PT DSFI Tbk Tahun Buku 2017 adalah sebagai berikut: Ekspor 6.730 Ton senilai USD 46,390,220.Rp 621.29 Milyar Lokal 1.706 Ton senilai l R25.09 Milyar Total Penjualan 8.436 Ton senilai USD 46,390,220,Rp 647.38 Milyar
Pendapatan bertumbuh 7,19% disbanding tahun Ialu. Keuntungan bersih sebesar Rp 6.75 Milyar naik 17.39%(Pada Tahun Buku 2016 keuntungan bersih sebesar Rp 5,75 Milyar, pada penjualan ekspor US$ 43,416,391,penjualan total sebesar 8.004 Ton senilai Rp 603,96 Milyar).
Melihat kondisi internal perseroan saat ini, kemampuan bertahan dan memperoleh keuntungan dimasa sulit/ berat serta kebijakan pemerintah disektor perikanan diyakani prospek usaha perseroan, akan tetap baik dan terus berkembang. Sedangkan kendala kendala yang harus tetap dihadapi selain modal kerja yang Iemah/ kecil, bunga pinjaman bank yang tinggi dan fluktuas .nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing adalah :
1. lnfrastruktur disektor perikanan masih belum memadai.
2. Tenaga kerja terdidik dibidang geknologi pengolahan produk perikanan masih terbatas.
3. Kapasitas karyawan untuk berinovasi masih rendah.
4. Supply bahan baku sangat tergantung kepada hasll tangkapan nelayan.
170