Jakarta, 11 Januari 2022 – Pimpinan Pusat Kolektif KOSGORO 1957 mengadakan Forum Diskusi Nasional pukul 13.00 Wib di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (11 /1/2022).

Forum ini mengangkat tema “Refleksi 2021 Proyeksi 2022, Indonesia Bisa Apa?” dengan menghadirkan Dr. Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A. (Menko Perekonomian) sebagai Keynote Speaker, beserta narasumber di antaranya :

1. Jenderal (HOR)(Pur.) Luhut Binsar Panjaitan,
M.P.A. (Menko Marivest)

2. Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E, M.A.,MSc., M.Phil (Panglima TNI)

3. Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Msi. (Kapolri)

4. Berly Martawardaya, Phd (Dosen FE UI)

5. Burhanuddin Muhtadi, Phd (Direktur Indikator Politik Indonesia)

6. Budiman Tanuredjo (Jurnalis Senior Harian Kompas)

Dengan dimoderatori oleh Adilita Pramanti.

Dalam keterangan kegiatan, latar belakangnya ialah di mana tahun 2021 merupakan tahun kedua Pandemi Covid-19. Berbagai peristiwa penting dilalui Indonesia sepanjang tahun 2021 sebagai negara maupun sebagai bagian dari masyarakat global.

Pandemi Covid-19 menjadi masalah yang begitu besar mengancam berbagai sendi kehidupan bernegara bahkan juga kelanjutan nasib umat manusia. Karena Pandemi Covid-19 dapat memicu krisis yang begitu kompleks.

Karena itu berbagai peristiwa yang dihadapi tahun 2021, perlu untuk direfleksikan dalam rangka membuat langkah atau proyeksi strategis tahun 2022, agar optimisme terawat dalam bangsa dan negara.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, secara umum kondisi Kamtibmas terjadi penurunan jumlah kasus di Indonesia. Hal tersebut seiring dengan fokus dari Kapolri dalam penanganan kejahatan khususnya kejahatan terhadap perempuan dan anak.

“Kapolri meminta penanganan kejahatan mengedepankan tindakan preventif dan persuasif. Kapolri juga meminta untuk bersama-sama mengatasi kejahatan narkoba,” ungkapnya.

Peran Polri, tambah Dedy, dengan kerjasama dengan instansi lainnya terus ditingkatkan terutama dalam penanganan Covid-19 selama masa pandemi. Dengan pola-pola kerjasama, penanganan Covid-19 dan kejahatan lainnya bisa kuat dan berhasil.

“Dengan situasi Kamtibmas yang kondusif, maka perekonomian Indonesia juga akan berjalan dengan baik.

Konstelasi politik sebenarnya belum selesai terkait Presiden Theshold, namun demikian ada peningkatan tajam ditingkat massa masalah yang dihadapi Indonesia ke depan bukan hanya isu Covid-19.

Paham radikalisme tidak semata-mata terdistribusi melalui proses indoktrinasi secara langsung atau melalui pendekatan konvensional lainnya. Perkembangan teknologi informasi memungkinkan paparan paham radikalisme dapat dijangkau dan diakses hanya dalam batas sentuhan jari di layar smartphone.

Tantangan menghadapi paham radikalisme bukanlah persoalan gampang. Tekanan dan beban kehidupan yang dirasakan semakin sulit. Khususnya, di saat pandemi Covid-19 berpotensi mendorong tumbuh suburnya radikalisme sebagai solusi instan dan pelarian dari berbagai himpitan persoalan. Di samping itu, fakta sosiologis Indonesia sebagai bangsa dengan tingkat heterogenitas yang tinggi, menjadikan kita berada dalam posisi rentan dari ancaman potensi konflik.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, teknologi informasi juga dimanfaatkan kalangan teroris untuk penggalangan dana (crowdfunding) mendukung aktivitas terorisme. Menurut catatan BNPT, selama pandemi terdapat kenaikan 101 persen transaksi keuangan mencurigakan, yang diduga kuat terkait aktivitas terorisme.

Inilah yang memungkinkan, misalnya, remaja wanita di Inggris atau Australia, mudahnya bergabung dengan ISIS di Irak. Contoh lain, kasus wanita muda yang menyerang Mabes Polri beberapa waktu lalu, diduga kuat juga terpapar ideologi ISIS dari internet. Kita harus menyadari, bahwa era disrupsi yang menghantarkan fenomena the internet of things menjadikan ancaman paparan radikalisme terasa begitu dekat.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, strategi menangkal ancaman radikalisme dan terorisme memerlukan pendekatan yang bersifat soft power. Mengingat upaya deradikalisasi tidak akan efektif apabila hanya dilakukan secara represif.

Semangat Tri Dharma Kosgoro 1957 yang terdiri dari pengabdian, kerakyatan dan solidaritas,bagian tidak terpisahkan dari program vaksinasi ideologi Empat Pilar MPR RI untuk membangun imunitas kebangsaan dan jati diri. Nilai-nilai ini yang akan menghimpun kita dalam satu ikatan komitmen kebangsaan.

You may also like

Leave a Comment

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

news-1701