Hari Pertama Tayang: Sampai Nanti, Hanna! Ajarkan Kita Tentang Keberanian Memulai Kembali Meski Pernah Salah dalam Memilih Jalan Hidup

Jakarta, 5 Desember 2024 – Film drama coming-of-age Sampai Nanti, Hanna! karya Agung
Sentausa resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia hari ini. Film yang dibintangi oleh Febby Rastanty, Bio One, dan Ibrahim Risyad ini hadir di 216 layar dengan lebih dari 800++ show di seluruh Indonesia. Dengan cerita yang menyentuh tentang cinta, luka, dan keberanian untuk
melangkah dari hubungan yang salah, Sampai Nanti, Hanna! membuka pintu bagi penonton
untuk merenungkan perjalanan cinta dan kehidupan mereka.

Cerita tentang Perasaan yang Tak Terucap Sampai Nanti, Hanna! bukan hanya kisah cinta, tetapi juga tentang unspoken feelings, perasaan yang terlalu sulit atau menyakitkan untuk diungkapkan.

Sutradara Agung Sentausa
mengungkapkan, “film ini adalah refleksi dari hal-hal yang sering kita bungkam. Di tahun 90-an,
banyak yang diam karena kondisi sosial-politik. Di rumah, orang sering bungkam karena rasa
inferioritas atau tekanan. Ada juga yang diam karena terlalu banyak berpikir dan berhati-hati.

Film ini mengangkat semua itu dalam perjalanan emosional Hanna dan Gani.” Hanna (Febby Rastanty), yang terjebak dalam hubungan penuh manipulasi dengan Arya
(Ibrahim Risyad), menjadi simbol keberanian untuk keluar dari situasi yang salah.

Sementara itu, Gani (Bio One) merepresentasikan cinta yang tulus namun tak terungkap, memberikan pesan bahwa cinta sejati terkadang membutuhkan kesabaran dan waktu.

Respon Penonton: Dari Air Mata hingga Refleksi Mendalam
Hari pertama penayangan Sampai Nanti, Hanna! disambut dengan reaksi emosional dari
penonton berbagai kalangan. Salah satu penonton yang mewakili generasi 90-an berkata, “Aku
termasuk anak 90-an yang ngerasain apa yang ada di background film tadi. Ada banyak makna, nggak hanya di parenting, mental health terus di zaman itu mungkin tidak seperti sekarang yang banyak media atau channel tempat kita ngungkapin perasaan kita. Jadi kalau dulu-dulu itu
memang ya udah hanya simpan aja gitu, jalanin aja. Jadi baru berapa menit film mulai langsung
nangis.”

Dari perspektif perempuan, seorang penonton yang pernah mengalami hubungan serupa
dengan Hanna memberikan pandangannya. “Menurut aku sebagai seorang yang pernah ada di verbal abuse relationship juga seperti Hanna, aku bisa memahami sekali bagaimana
struggle-nya dia. Buat dia hubungannya itu adalah ruang aman dia sampai ada suatu kejadian yang benar-benar gong dan bikin dia akhirnya keluar dari keadaan.”

Sementara itu, seorang penonton laki-laki memuji pendekatan film ini. “Nonton film ini seperti
makan sayuran, nggak ada ledakan-ledakan yang bagaimana, tapi rasanya bisa bertahan sampai
akhir dan itu sangat menyehatkan. Ini contoh film-film yang bisa dinikmati secara perlahan tapi
memuncak seiring berjalannya waktu, yang membahas kesehatan mental di Indonesia, yang
sudah banyak dibahas tapi ini juga semakin melengkapi terutama dalam konteks kekerasan
verbal, keluarga dan asmara serta pertemanan.”

Peluang Kedua yang Selalu Ada
Sampai Nanti, Hanna! adalah pengingat bahwa cinta yang salah bukan akhir dari segalanya. Film
ini mengajarkan bahwa keberanian untuk mengakui kesalahan, keluar dari hubungan yang
menyakitkan, dan percaya pada peluang kedua adalah langkah penting menuju kebahagiaan
sejati.

Dukung kisah Hanna dan Gani dengan menontonnya di bioskop hari ini. Nikmati promo spesial
Beli 1 Gratis 1 yang berlaku pada tanggal 5 dan 6 Desember 2024 untuk semua penayangan di
hari yang sama. Penonton dapat memanfaatkan promo ini melalui aplikasi MTix, CGV App, atau
Cinepolis App. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun Instagram resmi di
@sampainantihanna.
Sampai Nanti, Hanna! adalah cermin kehidupan bagi siapa saja yang pernah merasakan luka,
harapan, dan keberanian untuk memulai kembali. Saksikan film ini dan biarkan kisahnya
menyentuh hati Anda.

CATATAN PRODUKSI
Judul : Sampai Nanti, Hanna!
Sutradara : Agung Sentausa
Produser : Dewi Umaya Rachman
Rumah Produksi : Pic[k]lock Films, Azoo Projects, Fortius Films
Tanggal Rilis : 5 Desember 2024 (Bioskop)
Cast : – Juan Bio One (as Gani)
– Febby Rastanty (as Hanna)
– Ibrahim Risyad (as Arya)
– Meriam Bellina (as Ibu Hanna)
– Anjani Dina (as Saras)
TENTANG PICKLOCK FILMS
Pic[k]Lock Films adalah rumah produksi yang didirikan pada 10 Juni 2008 oleh Sabrang Mowo Damar Panuluh dan Dewi Umaya Rachman, dua sahabat yang berbagi visi untuk menciptakan karya-karya film dengan latar belakang sosio-politik-kultural yang kuat. Mengambil spesialisasi dalam biopik dan drama
politik, Pic[k]Lock Films tetap mempertahankan elemen hiburan dalam setiap karyanya. Nama Pic[k]Lock sendiri diambil dari istilah Picture Lock—tahap akhir dalam proses editing—dan frasa Pick a Lock.

Seperti locksmith yang piawai dalam “pick a lock”, Pic[k]Lock ingin menjadi wadah yang versatile dalam menyelesaikan setiap masalah, one way or another.
Sebagai rumah produksi, Pic[k]Lock Films berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman visual yang mendalam dan menginspirasi. Visi ini diwujudkan melalui berbagai karya film panjang, video klip, iklan
televisi, film dokumenter, program televisi, hingga animasi. Setiap karya yang dihasilkan mencerminkan upaya untuk mengajak penonton bersentuhan langsung dengan tayangan gambar yang kaya akan pesan
dan makna, serta menjadi medium komunikasi visual yang kuat.
Beberapa karya terkemuka yang diproduksi oleh Pic[k]Lock Films meliputi film Minggu Pagi di Victoria Park, Rayya: Cahaya di Atas Cahaya, dan Guru Bangsa Tjokroaminoto, yang semuanya telah tayang di layar bioskop. Selain itu, Pic[k]Lock juga memproduksi serial dokumenter seperti Maestro dan Gue Jakarta bekerja sama dengan Usee TV, serta The Quest yang dihasilkan bersama Direktorat Perfilman Musik dan Media Kemendikbud Ristek RI dan Madani International Film Festival. Setiap karya yang dihasilkan merupakan perwujudan dari semangat Pic[k]Lock untuk terus membuka wawasan baru melalui
kekuatan sinema.

You may also like

Leave a Comment

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

news-1701