Digitalnewsindo.net/ Jakarta/Pengacara Deolipa Yumara menanggapi gugatan cerai yang diajukan Atalia terhadap Ridwan Kamil. Menurutnya, langkah hukum tersebut mencerminkan kondisi emosional seorang perempuan yang merasa dikhianati dan kehilangan kepercayaan.
“Perasaan seorang wanita itu sangat menentukan. Ketika gugatan cerai diajukan, biasanya sudah ada kekecewaan yang sangat dalam,” ujar Deolipa.
Meski demikian, Deolipa berharap persoalan rumah tangga tersebut masih dapat diselesaikan secara baik-baik tanpa harus berakhir pada perceraian. Ia menilai usia pasangan yang sudah matang serta anak-anak yang telah dewasa seharusnya menjadi pertimbangan utama.
“Kalau masih memungkinkan, sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin. Tidak mudah membangun rumah tangga, apalagi setelah berjalan lama,” katanya.
Deolipa menambahkan, konflik dalam keluarga sering kali dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berkaitan, baik persoalan pribadi maupun tekanan dari luar. Karena itu, ia mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana.
“Saat ini yang paling penting adalah menjaga ketenangan dan fokus pada penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Deolipa menyarankan agar Ridwan Kamil melakukan introspeksi diri dan memperkuat spiritualitas.
“Introspeksi dan mendekatkan diri kepada Tuhan itu penting, supaya ke depan bisa mengambil keputusan yang lebih bijak,” pungkasnya.