Jakarta,3 Februari 2018- ketua Umum H, Abd Rosyid arsyad S. soskomite pedagang pasar dan para pengurus KPP mengadakan kumpul KTP dan KK bagi pedagang pasar Se-DKI Jakarta “Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Menerima Aspirasi dan Pengumpulan Tanda Tangan Beserta Foto Copy KTP Dan KK untuk Semua Pedagang Sebagai Bentuk Penolakan Hak Interpelasi DPRD DKI Jakarta.
Demostrasi ke DPRD DKI Jakarta dan akan bergerak ke seluruh pasar-pasar yang ada di DKI Jakarta untuk menberikan dukungan kepada Gubernur Anis-Sandi. pedagang pasar akan di mintain photo copy KTP dan KK SeDKI, pedagang pasar menolak hak angket DPR DKI Jakarta.Walaupun komite pasar berlawanan sama PDIP dan NASDEM kami dari pihak KPP untuk bersatu untuk menbela Anis-Sandi.
H.Abdul Rosyid Arsyad selaku Ketua Umum KPP menjelaskan “program-program pasar sudah berlaku selama Anis-Sandi terpilih jadi Gubernur.
Ketika ada pelenseran dari DPR DKI Jakarta, Pak Anis-Sandi bekerja untuk menperhatikan pasar.”Semua ini adalah politik balas dendam,karena jagoan PDIP dan NASDEM kalah dalam Pilgub 2017”.
Harapan untuk semua pedagang pasar adanya realisasi kontrak politik dan saat ini sedang berjalan.Kontrak politik itu ada 7 yaitu paling utama dengan dihentikan pungutan liar didalam pasar maupun di luar pasar. KPP akan mengecek keliling pasar di DKI Jakarta untuk memastikan kalau tidak ada lagi pungutan liar di pasar-pasar, kita sudah tahu di sekitar pasar tanah abang sudah berhenti pungutan liar.
Apakah karena kita ada mereka berhenti jadi KPP setiap hari akan memeriksa semua kegiatan seluruh pasar yang ada DKI Jakarta.
