Jakarta,29 Oktober 2017-Ibu Prof.Dr.Hajja.Silvia Murni memyampaikan laporan ketua panitia Louncing Gerbang Betawi.Dihadiri oleh Bapak M.Oding (ketua Bamus betawi),Dr.Syukur, Firdaus Jaelani,Dr.Mursidan Baldan.Para lurah dan camat,Gerbang betawi (Gerakan Kebangkitan Betawi).
Gerakan moral dan pola pikir masyarakat yang lebih baik mandiri untuk masyarakat betawi.Mpok Silvi,Dr.Ashari dan David menghadap Gubernur untuk membuat Gerbang Betawi.
Ada 74 organisasi betawi di jakarta saling dukung mendukung dalam budaya betawi.Gerbang Muda Betawi adalah anak-anak muda sampai pendidikan jenjang S3.Memajukan budaya betawi dan melestarikan budaya betawi.
Bang jefri mengatakan menyambut ” Launching Gerbang Betawi meliat betawi di lihat dari dulu dan sampai sekarang,budaya betawi harus jadi tuan rumah di ibukota sendiri dan selalu menjadi lebih baik”.
Bapak Dr.Azharimengatakan dalam sambutanya,”kehadiran abang-abang dan mpok-mpok,Gerbang Betawi lahir untuk gerakan intelektual kepada masyarakat yang terdidik dan trampil,rajin ibadah.”Gerbang betawi sebagai gerakan mendukung Gubernur untuk menjaga persatuan etnis seluruh yang ada di jakarta.
Tiga program kepedulian di masyarkat,pertama pendidikan;
Oleh karena itu gerbang betawi sudah tekad dalam suatu rumah sudah ada yang sarjana dan konsentrasi kepada satu rumah satu sarjana satu interpriner.
Program yang kedua kepedulian dalam ekonomi,akan melakukan pelatihan buat anak-anak betawi untuk mengajarkan ilmu teknologi.
Ekonomi betawi akan memperhatikan non betawi kita akan dukung juga buat kemajuan mereka.Gerbang betawi akan mendirikan mikro pembiayaan buat warga masyarakat betawi dan memajukan ekonomi betawi, Seni dan budaya harus di perhatikan serta akan di jadikan pusat budaya betawi di daerah jakarta timur dan budaya nasional.
Sambutan dari Bamus Betawi Bang Oding,”Kampung betawi yang dulu kita kenal sudah terkenal sampai ke seluruh dunia.”Perhatikan sejarah mu karena itulah masa depan mu.”
Kita tidak pernah tahu kalau leluhur kita mendirikan kerajaan yang ada di nusantara.Kita tidak tahu kalau di jakarta banyak tokoh-tokoh betawi yang kita tidak tahu.Kita tidak tahu kalau yang pertama menciptakan anak panah adalah orang betawi.
Luar biasa resmi orang betawi tuan rumah di ibukota Jakarta.Wajib memakai batik betawi dan belajar silat di sekolah-sekolah khususnya di DKI Jakarta.Kehadiran gerbang betawi untuk menjawab kekurangan-kekurangan yang ada di masyarakat betawi.


