Jakarta,29 Oktober 2017-Setiap tahun kita memperingati Hari Sumpah Pemuda,dimana bangsa kita sangat support kepada kader-kader muda bangsa Indonesia.
FKPBM yang di wakili oleh daeng Nanto sangat antusias pagi ini menyambut acara seminar di balai Yos Sudarso Jakarta Utara.
Peserta di hadiri 200 orang,adapun narasumber adalah
Monisyah.H(ketua Seknas Jokowi DKI Jakarta)
H.Hasan Basri (Anggota DPRD DKI Komisi E)
Nova Rumondor (Motivator)
Daeng Nanto(mewakili FKPBM)
Nur Hasanuddin (tokoh muda Jakarta)
Leonard L Tobing (pembina siap Jakarta)
Agustono(motivator)
Andre Bolang (ketua panitia)
Bapak Agustono menyampaikan bahaya narkoba kepada peserta,
Dengan adanya group siap jakarta akan siap menangani masalah narkoba.”Sejak 2015 sudah sosialisa di 6 wilayah termasuk kepulauan seribu.Kita adakan di puncak dan perwakilan dua orang di setiap sekolah.Tahun 2018 akan kembali sosialisasi untuk seluruh wilayah DKI Jakarta.Dan Jakarta Utara adalah wilayah percontohan.
Seknas Jokowi yang punya peranan
Dalam acara ini.”ujar Agustono.
Andre Bolang selaku ketua panitia mengatakan
“Kita melihat negara ini darurat narkoba,bangsa ini lagi gencar-gencarnya ada di sekolah.Adanya pil yang beredar anak bisa gila,bukan hanya remaja yang kena tapi para pejabat yang kena.Akhirnya kita antisipasi dari pelajar-pelajar SMA,karena mereka akan menjadi pemimpin yang betul-betul bangsa ini maju.Intinya sudah masuk kerana memakai narkoba otomatis otaknya terganggu,uang habis dan bangsa ini mau dibawah kemana.
Oleh sebab itu andre Bolang,Agustono dan Seknas Jokowi mempunyai program bukan hanya sampai di sini saja tapi ini akan berlangjut membina kerja sama dengan berbagai istansi pemerintah dan elemen dimana saja untuk membina kemajuan bangsa indonesia lebih baik ke depannya lebih bagus.
Oleh sebab itu Pak Agus sebagai pembina siap Jakarta membentuk relawan-relawan itu bukan hanya di tingkat sekolah saja tetapi sampai di tingkat RT dan RW.
