Film Sebelum Iblis Menjemput
Bersiap Saja Nikmati Teror, Terkaget dan Tercekat di Kursi Penonton
Dia akan datang!
Saat ia datang, tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung…
Jakarta, 3 Agustus 2018 – KEKUATAN visual dan adegan Timo Tjahjanto di film-filmnya
adalah menghadirkan kengerian. Film Sebelum Iblis Menjemput juga punya konsep
kengerian tersebut. Sebelum Iblis Menjemput menurut Timo Tjahjanto memang
dikonsep sebagai film yang menghadirkan ketakutan melalui teror mencekam.
Horor yang ingin diciptakan Timo Tjahjanto adalah kengerian yang akan menjadi
mimpi buruk bagi penonton ketika menyaksikan adegan- adegan film Sebelum Iblis
Menjemput. Siap-siap saja terkaget-kaget dan tercekat di kursi mananti teror-teror
adegan film ini di bioskop.
Kontinuitas horor dan ketegangan di film layak dinikmati, membuat film ini bakal
terasa berbeda dengan film-film horor lainnya. Lewat film ini , tangan dingin sang
sutradara mampu membuat detak jantung penonton berdegup kencang dalam waktu yang lama, menganga menyaksikan adegan demi adegan. Jelas, film Sebelum
Iblis Menjemput mempunyai kelas tersendiri, dan tidak mengandalkan jump scare.
Penonton akan disajikan kengerian dari munculnya sosok iblis di film ini.
Seperti gaibnya cerita horor misteri, film yang dibintangi Chelsea Islan, Pevita Pearce,
Samo Rafael, Ray Sahetapy, Karina Suwandi juga seperti potongan puzzle yang
tersusun. Twist cerita akan menjadi kejutan dari misteri jawaban adegan-adegan
sebelumnya. Timo Tjahjanto mengolah Sebelum Iblis Menjemput seperti misteri dari
perbuatan yang dilakukan tokoh-tokoh seperti Lesmana (Ray Sahetapy), Alfie
(Chelsea Islan), Maya (Pevita Pearce), Laksmi (Karina Suwandi), Ruben (Samo Rafael)
maupun Nara (Hadijah). Melalui tokoh-tokoh ini Sebelum Iblis Menjemput menarik
penontonnya masuk dalam kegerian horror mencekam ini.
Chelsea Islan, Pevita Pearce, Samo Rafael, tiga bintang muda film ini berharap kerja
keras dan totalitas mereka akan sepadan dengan hasil yang dicapai film Sebelum Iblis
Menjemput. “Bagi saya, film menjadi box-office itu adalah bentuk dan efek dari
apresiasi penonton. Nah, saya berharap apresiasi itu setelah berbulan-bulan kerja
keras dan total fokus di film ini,” ungkap pemeran Alfie ini. Pevita Pearce, Samo
Rafael, Ray Sahetapy, maupun Karina Suwandi, mengungkapkan hal yang sama,
bermain di film ini butuh energi lebih untuk menghasilkan film horor berkualitas. Dan
itu semua sudah mereka lakukan di film Sebelum Iblis Menjemput.
So seperti apa kengerian dan teror yang bikin kalian tercekat di kursi penonton. Juga
menyaksikan hasil kerja keras para pemain Sebelum Iblis Menjemput silakan nikmati
di bioskop saat film dirilis pada 9 Agustus 2018 nanti.
Dukungan BukaNonton by Bukalapak untuk film Sebelum Iblis Menjemput
Film Sebelum Iblis Menjemput mendapatkan dukungan penuh dari BukaNonton by
Bukalapak. Film ini nantinya akan ditayangkan juga di BukaNonton yang dapat
dinikmati di aplikasi Bukalapak. Para pengguna dapat menyaksikan berbagai macam
film Indonesia produksi Screenplay melalui BukaNonton dimana saja dan kapan saja.
Oci Ambrosia selaku Senior Brand Activation Manager Bukalapak mengatakan,
“Bukalapak sebagai perusahaan teknologi terbesar di Indonesia terus melakukan
inovasi dan membuka pengalaman baru setiap harinya. BukaNonton merupakan fitur
Bukalapak yang dapat diakses di aplikasi Bukalapak baik melalui iOS dan Android.
Kami senang dapat mendukung perfilman Indonesia dengan pemanfaatan teknologi
digital memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat khususnya pengguna
Bukalapak”.
Oci Ambrosia menambahkan sebagai sponsor utama dalam film Sebelum Iblis
Menjemput, Bukalapak juga memfasilitasi bagi para pecinta film dan para penggemar
yang ingin berjumpa dengan artis kesayangan pendukung film tersebut. Bukalapak mengadakan kegiatan meet & greet. Para penggemar dapat melakukan pemesanan
tiket meet & greet di aplikasi Bukalapak. Hal ini dilakukan oleh Bukalapak untuk
mengurangi kekhawatiran para penggemar kehilangan kesempatan karena tidak
mendapat tempat saat ingin berinteraksi dengan idola mereka.
“BukaNonton merupakan salah satu inovasi kami untuk mendukung perfilman
Indonesia. Tentunya inovasi kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus
berupaya untuk mempermudah para pecinta film dan komunitasnya melalui
pemanfaatan teknologi. Harapannya industri perfilman Indonesia akan semakin maju
dan berkualitas. Semakin banyak inovasi yang terwujud, bersama-sama kita
membangun Indonesia dengan karya terbaik kita.” tegas Oci Ambrosia.
148
previous post