


Pimpinan Redaksi / CEO majalah model dan ketua Yayasan Pembina Model Indonesia-Yapmi, Iwan Setiawan Masse, diwawancarai oleh beberapa media yang datang langsung ke lokasi acara Grand Final pada tgl 4 Desember 2022 di Hotel Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah.
Dijelaskan oleh bapak Iwan Setiawan Masse, bahwa rangkaian kegiatan Grand Final dimulai dengan workshop pada 3 Desember 2022. Workshop diawali dengan penyuluhan bahaya Narkoba oleh Jenderal Dr. Victor dari BNN pusat yang juga merupakan penasehat Yapmi – MMI. Selanjutnya, peserta Grand Final melakukan pelatihan Catwalk dan Fashion Dance yang langsung dilatih oleh Iwan Setiawan Masse sebagai pimpinan redaksi.
Banyak sekali manfaat yang didapatkan oleh para peserta Grand Final ini. ” Tidak tanggung-tanggung, semua finalis mendapatkan baju yang spesial didesain khusus oleh desainer ibu Ria Indrawati -Oa dan dibawa pulang oleh semua finalis ke daerahnya masing-masing. Kami juga menurunkan tim Make Up khusus MMI untuk para finalis. Acara kami memang selalu Spektakuler dan berbeda dari yang lain” dijelaskan oleh Iwan Setiawan.
Acara Grand Final ini didukung oleh sponsor yang sudah terkenal, seperti Make Up Somethinc, Sepatu Logo, Designer Ria-Oa, dan SMK fashion designer. Juga didukung oleh KKSS yang memberikan hadiah berupa Sepeda kepada Juara I. Tidak hanya itu, Yapmi juga memberikan hadiah berupa Beasiswa untuk belajar di Yapmi Academy serta menghadiahkan Medali kepada semua Finalis. Sungguh acara yang sangat spektakuler dan bertabur hadiah.
Pada tgl 4 Desember 2022 pkl. 12.15 wib, acara dibuka oleh Presenter yang begitu luar biasa yaitu Pelangi-Redmta dan Satria yang merupakan alumni Cover Kidz, dan Cover Boy-Girl yang telah di orbitkan oleh Manajemen Yapmi yang dipimpin oleh Iwan Setiawan Masse.
Begitu banyak Alumni acara ini yang telah berhasil diorbitkan menjadi Model, Aktor, Artis, Presenter, dan Bintang Iklan, yang sudah menghasilkan dan bisa membantu keluarganya.
Dijelaskan oleh Iwan Setiawan Masse ” Kami punya dua Event Besar yang paling bergengsi setiap tahun, yaitu Cover Boy-Girl dan Cover Kidz, serta acara *Indonesia top model peragawan-peragawati & Indonesia top model Mom and Kidz 2023* yang saat ini pendaftarannya sudah dibuka dan akan dilakukan audisi di seluruh Indonesia.
Alumninya sudah ratusan yang sudah di orbitkan, salah satunya Razya alumni 2016 yang berakting di Sinetron Jendela SMP di Layar kaca SCTV”.
Kesempatan yang sangat luar biasa bagi anak muda yang memiliki minat untuk berkarir di dunia entertainment. Caranya sangat mudah, hanya dengan mendaftar online dan mengisi formulir di majalah Model Indonesia. Dilanjutkan oleh pak Iwan Setiawan Masse bahwa Acara Indonesia Top Model selama ini mendapatkan animo yang luar biasa dari masyarakat. Terlebih lagi sejak dicetuskannya Top Model Mom and Kidz yang memberikan kesempatan bagi ibu dan anaknya untuk turut serta tampil di atas panggung. Dari audisi di setiap provinsi akan diambil pemenang satu peragawan dan satu peragawati serta satu pemenang Mom dan Kidz untuk mewakili daerahnya berlomba di Grand Final. Audisi dilakukan oleh Kordinator tiap daerah (Korda) bekerja sama dengan Yapmi pusat.
Jadi bagi daerah yang ingin mengadakan Audisi *Indonesia Top Model 2023* dipersilahkan untuk menghubungi Yapmi Pusat,
Wsp/Hp: 0812 992 5858
MMI *Majalah Model Indonesia – YAPMI Yayasan Pembina Model Indonesia* selalu Spektakuler terbukti acaranya selalu berbeda dan sudah mendapatkan penghargaan ORI (Original Rekor Indonesia).
Kabar terbaru, Iwan Setiawan Masse menyampaikan bahwa Yapmi Academy akan dibuka di kota Makassar untuk Indonesia Tengah dan Timur, dengan pengajar profesional langsung dari Jakarta. Sehingga semakin mudah bagi peminat dari daerah yang ingin anaknya belajar menjadi seorang entertainer. “Ayook bergabung dengan Yapmi Academy !!”.
MMI-Yapmi (yayasan pembina model insonesia) dan PPDI (perkumpulan penyandang disabilitas indonesia)
Mengadakan senam Erobik,pengobafan dan Bakti Sosial oleh bersama ketua PPDI pak.Didi dan Ibu Margo dengan UMKM di halaman parkir hotel desa wisata dihadirin GM hotel desa wisata Florentina Panti Rahayu bersama ketua yapmi pusat iwan setiawan masse.