YCAB MEMAMERKAN HASIL KARYA PESERTA RUMAH BELAJAR BATIK DI PAMERAN KERAJINAN INACRAFT 2023
Jakarta, 1 Maret 2023 – Pameran kerajinan terbesar di Indonesia yaitu INACRAFT ( The International Handicraft Trade Fair) kembali dihelat pada tahun ini di Balai Sidang Jakarta Convention Center dan diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), yang juga didukung oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Acara yang dilangsungkan pada tanggal 1-5 Maret 2023 ini menampilkan produk-produk kerajinan khas Indonesia mulai dari tenun, batik, busana , alas kaki, peralatan rumah tangga, perhiasan dan aksesori, produk dekorasi, mainan, cendera mata, dan kerajinan lainnya.
Dengan kebutuhan dan perkembangan industri batik yang pesat, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) memberdayakan anak-anak muda pra sejahtera untuk menjadi pengrajin dan pelaku usaha batik di Rumah Belajar Batik yang terletak di 4 lokasi yaitu Semarang, Pekalongan, Pemalang dan Tasikmalaya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi menyampaikan bahwa industri batik telah berperan penting bagi perekonomian nasional dan berhasil menjadi pemimpin pasar batik dunia. Pada tahun 2022, sumbangsih industri batik terhadap devisa tercermin melalui capaian ekspor sepanjang tahun 2021 yang mencapai 46,24 juta dolar AS dan pada semester I tahun 2022 nilai ekspor batik mencapai 27,42 juta dolar AS.[1]. Maka itu, di tahun 2023, YCAB kembali berpartisipasi untuk memperkenalkan hasil karya peserta Rumah Belajar Batik di INACRAFT, termasuk juga karya dari peserta dengan gangguan jiwa (mental disorder) dan juga penyandang disabilitas.

Tahun ini, peserta pelatihan dari Rumah Belajar Batik Pemalang ikut serta memamerkan hasil karya mereka. Perlu diketahui, Rumah Belajar Batik Pemalang bekerja sama dengan panti sosial setempat dalam memberikan pelatihan batik sebagai terapi pemulihan untuk peserta dengan gangguan jiwa ( mental disorder) dan juga penyandang disabilitas. Produk- produk yang dipamerkan di antara nya meliputi kain, kemeja, selendang , dan daster.
“Saya memenangkan lomba desain batik di Rumah Belajar Batik Pemalang, Hal itu yang membuat saya menjadi sangat bersemangat untuk terus membatik dan berkeinginan supaya bisa membuat produk batik lebih banyak lagi sehingga semakin banyak orang yang menggunakan batik buatan saya.” ujar Turah, peserta Rumah Belajar Batik Pemalang.
Manfaat mengikuti Rumah Belajar Batik juga dirasakan Ibu Poniarsih, peserta Rumah Belajar Batik Semarang yang berhasil menjadi wiraswasta batik. Saat ini merek batik yang dimiliki nya telah memperoleh Hak Paten serta Nomor Induk Berusaha (NIB). Dengan ketekunan Ibu Poniarsih dalam mempromosikan produk-produknya, Batik Kumu kini sudah banyak dikenal oleh masyarakat di wilayahnya. “Saya menerima pelatihan teknik membatik dan juga pendampingan pelatihan kewirausahaan di Rumah Belajar Batik Semarang, sehingga saya bisa membuka usaha batik sendiri dan membantu ekonomi keluarga. Saya ingin terus mengembangkan usaha batik saya dan semoga batik semakin berjaya di masyarakat.” ucapnya.

“Sejak 2016, YCAB berkomitmen untuk memajukan industri kreatif di Indonesia. Dengan memberdayakan generasi muda untuk menjadi pengusaha batik, kita dapat menciptakan peluang kerja serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pengembangan UMKM di sektor ekonomi kreatif. Dengan bangga kami mengumumkan bahwa melalui 4 pusat Rumah Belajar Batik, YCAB telah berhasil melatih 870 peserta, dan 87% di antaranya berhasil menjadi pengusaha batik dengan potensi penghasilan minimal 3 kali UMR lokal. Bersama INACRAFT, mari kita dukung para pengusaha batik serta pengusaha ekonomi kreatif Indonesia untuk lebih maju.” ucap Veronica Colondam, Pendiri dan CEO YCAB.
Dibuka dari jam 10 pagi, mari kunjungi booth YCAB di acara INACRAFT 2023, Balai Sidang Jakarta Convention Center, Plenary Hall booth 73. Dengan membeli karya Rumah Belajar Batik, anda turut mendukung YCAB untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan usaha batik yang berkelanjutan